DOTA2 The International – Sejarah & Kutukan |
#MainDota –page2
History TheInternational
1. TheInternational
2011
2. TheInternational
2012
GrandFinal : Na’Vi (1) – (3)
InvictusGaming.| InvictusGaming(China) = Champion.
3. TheInternational
2013
4. TheInternational
2014
GrandFinal : Newbee (3) – (1)
ViciGaming.| Newbee(China) = Champion.
5. TheInternational
2015
GrandFinal : CDEC (1) – (3)
EvilGeniuses.| EvilGeniuses(US) = Champion.
6. TheInternational
2016
GrandFinal : WingsGaming (3) – (1)
DigitalChaos.| WingsGaming(China) = Champion.
7. TheInternational
2017
GrandFinal : Newbee (0) – (3)
TeamLiquid.| TeamLiquid(Europe) = Champion.
(sumber gambar: instagram.com/dota2ti)
TheInternational’s Curses
1. TI
Even&Odd Curse
Dari The International 2011 sampai
2017, Juara TI selalu berbeda Region.
·
TI
edisi ganjil(2011,2013,2015,2017) selalu dimenangkan tim2 dari Eropa.
·
TI
edisi genap(2012,2014,2016) selalu dimenangkan tim2 dari China.
2. The
Curse for Champion Of TI
Mitos ini banyak dikenal komunitas
Dota2, yaitu Kutukan bagi Pemenang The International sejak edisi 2011 sampai
2017.
·
Belum
ada Pemain/Tim yang pernah menang The International lebih dari 1x.
Beberapa
tim/pemain hanya bertahan sampai GrandFinal saja, selebihnya belum bisa membawa
AegisOfChampion 2x. Contohnya Na’Vi,
mereka menang TI 2011, dan edisi selanjutnya pada 2012 mereka hanya sampai
GrandFinal dan menjadi Juara 2 setelah kalah 1-3 dari IG, begitu juga pada
tahun 2013 mereka hanya menjadi Juara 2 setelah kalah 2-3 dari Alliance. Begitu
pula yang terjadi pada tim Newbee, setelah memenangi TI 2014, mereka berhasil
mencapai GrandFinal lagi pada TI edisi 2017. Namun mereka gagal membawa pulang AegisOfChampion 2x setelah kalah telak
0-3 dari TeamLiquid.
·
Beberapa
Pemain/Tim mengalami DownCarrier
setelah menang The International.
-
Player
Na’Vi, ArtStyle dan LightofHeaven mengalami masa terpuruk karena dikick dari
Na’Vi setelah membawa Na’Vi juara TI 2011, alasan yang diketahui saat ini
karena Na’Vi ingin improve tim mereka untuk memenangi TI 2x yaitu pada 2012 dan
2013 namun mereka gagal.
-
Tim
InvictusGaming, Alliance, dan Newbee langsung meredup setelah berhasil menang
The International pada edisi masing2.
-
Tim
WingsGaming bahkan bubar setelah menang TI 2016 dikarenakan ada permasalahan
internal antara pemain dan manager.
-
Pemain
EvilGeniuses, Aui_2000 dikick dari EG setelah berhasil membawa EG Juara TI 2015
dan diganti mantan pemain EG, Arteezy. Setelah Aui_200 dikick, EG mengalami
penurunan performa, bahkan di TI 2018 ini mereka ikut melalui OpenQualifier.
3. El
Classico’s Curse
Match yang paling diingat para doters, GrandFinal TI3 antara Alliance
vs Na’Vi. Match ini sangat berkelas, namun menggunakan cara bermain yang
klasik. Dua tim ini memiliki rivalitas yang tinggi, layaknya
RealMadrid-Barcelona. Inilah yang disebut El Classico Dota. Pada GrandFinal
TI3, mereka bertarung habis-habisan dengan 5 game dan membuat rekor match TI
pertama yang membutuhkan 5 game. Hasilnya Alliance menang setelah skor 2-2 dan
mereka hampir kalah di game 5, namun strategi IO-CK work di late game dan
mereka berhasil comeback.
Uniknya, setelah TI3 berakhir, kedua
tim ini sama-sama kehilangan taringnya. Walau match dari kedua tim ini setiap
mereka bertemu satu sama lain merupakan match yang paling ditunggu dan memiliki
penonton terbanyak, tapi kedua tim tetap tidak bisa mendapatkan trophy
setelahnya.
Dan keduanya ikut OpenQualifier TI8
dan sama-sama gagal. Begitu pula pada TI7.
(Dont forget to leave your comments)





Comments
Post a Comment